Upaya Menyembuhkan Orang Gila Judi yang Efektif

Menyembuhkan Orang Gila Judi

Judi di Indonesia merupakan sebuah kegiatan taruhan yang dilarang. Pelarangan ini dilakukan oleh negara, agama, dan masyarakat itu sendiri. Banyak orang yang nekat bermain judi padahal hal ini sudah dilarang. Maka banyak orang yang mencari cara untuk menyembuhkan orang gila judi agar tidak lagi ketagihan.

Orang yang gila judi akan sangat meresahkan banyak pihak. Misalnya, pecandu judi yang kehabisan uang taruhan akan melakukan tindakan kriminal agar bisa memperoleh uang. Beberapa kasus yang ditemukan adalah pecandu judi yang kehabisan uang nekat untuk mencuri. Beberapa yang lain juga melakukan tindakan penipuan.

Keresahan masyarakat dengan adanya judi ini tentu saja mendorong tindakan judi haruslah dilarang. Meski sudah dilarang, maish banyak orang yang tetap nekat melakukan permainan ini. Mereka bermain secara ilegal dan sembunyi-sembunyi.

Banyak sekali razia yang dilakukan oleh pihak yang berwajib sebagai cara menertibkan judi. Beberapa yang sering ditemukan dalam razia ini adalah judi togel, judi bola, dan judi sabung ayam. Sedangkan untuk jenis judi online, razia rasanya masih sulit untuk dilakukan karena sistem pelacakannya yang terbilang susah.

Apabila seseorang sudah kecanduan judi dan gila dengan permainan ini maka perlu sebuah upaya untuk menyembuhkan orang tersebut. Upaya ini bisa dilakukan secara medis dan non-medis. Secara medis tentu saja dilakukan oleh yang profesional di bidangnya, misalnya psikolog dan psikiater. Sementara non-medis bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Menyembuhkan Judi dengan Cara Psikologis

Dalam dunia medis, kecanduan judi adalah sebuah bentuk kelainan kesehatan. Ilmu psikologis memandang bahwa judi adalah sebuah ‘disorder’. Bermain judi memberikan dampak yang sangat berpengaruh pada kondisi mental seseorang.

Ketika seseorang yang gila judi bermain taruhan, ia akan sulit untuk keluar dari jerat tersebut. Saat pemain judi kalah, ia akan penasaran. Tetapi, ketika seseorang tersebut menang, ia akan ketagihan. Keduanya sama-sama membuat seseorang kembali datang ke meja judi dan memasang taruhan yang tidak bermanfaat.

Ilmu psikologis memandang bahwa seseorang yang gila judi memiliki kemampuan membaca peluang yang rendah. Hal ini karena mereka akan bermain dan mengambil keputusan di luar nalar dan logika. Akibatnya mereka tidak berpikir secara rasional dan masuk akal.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan orang yang gila dengan judi. Salah satunya adalah dengan cara psikologis. Cara ini tentu saja melibatkan orang yang ahli di bidang ini, yaitu psikolog yang resmi. Dengan mendatangi pihak yang ahli, kecanduan akan diberikan pengobatan yang sesuai.

Pengobatan dalam dunia medis psikologi ini biasanya menggunakan dua cara. Cara pertama adalah dengan terapi sosial. Artinya psikolog akan membangun dialog kepada pecandu judi agar bisa mengubah perilaku seseorang yang sudah kecanduan judi.

Terapi ini menggunakan penanaman pola pikir agar seseorang bisa berubah ke arah yang lebih baik lagi. Sebelum melakukan terapi ini, tentu saja seseorang yang kecanduan judi harus memiliki niat kuat dan serius untuk berhenti dari judi.

Seseorang yang kecanduan judi dan ingin sembuh harus menyadari bahwa dirinya sudah kecanduan dan harus menghentikan segala perjudian. Ia harus menjauhkan diri dari segala hal yang berbau judi meskipun hanya menontonnya.

Baca juga: Rehabilitasi Judi Togel secara Psikologis

Cara kedua dalam dunia medis psikologi adalah dengan menggunakan obat. Obat ini diberikan sebagai pengontrol hormon dan senyawa yang dihasilkan dalam otak. Untuk mendapatkan obat jenis ini, pasien harus mendatangi psikiater dan melakukan konsultasi terlebih dahulu.

Menyembuhkan Pecandu Judi dengan Cara Islam

Berbagai agama dan kepercayaan melarang adanya judi dan segala jenis taruhan. Judi memberikan efek yang buruk bagi pemainnya maupun orang lain. Dengan demikian, maka orang yang kecanduan judi haruslah disembuhkan agar tidak makin parah.

Menyembuhkan orang yang gila judi bisa dilakukan secara medis dengan cara melibatkan psikolog dan psikiater. Sementara secara non-medis, orang yang ketagihan judi juga bisa ditangani.

Secara Islam, orang yang berjudi harus taubat dan berdoa kepada Allah SWT. agar dijauhkan dari perbuatan yang buruk. Semakin dekat seseorang dengan Tuhan, maka ia akan dijauhkan dari kegiatan yang buruk seperti judi.

Seseorang yang hendak berhenti total dari permainan judi haruslah melakukan sholat taubat dan memohon ampun kepada Allah SWT. Sholat taubah nasuha dilakukan untuk menyadari bahwa perbuatannya salah dan akan kembali ke jalan yang benar. Setelah itu, lakukan doa taubat agar hatinya kembali suci.

Ketika sudah melakukan sholat taubat dan doa mohon ampun, seorang yang pernah kecanduan judi harus bersungguh-sungguh untuk meninggalkannya. Apapun kegiatan yang berkaitan dengan judi tidak boleh didekati.

Lakukan juga doa setiap sholat lima waktu untuk dijauhkan dengan perbuatan yang buruk. Doa ini bertujuan agar segala perbuatan memiliki manfaat dan bukanlah kegiatan buruk dan menyesatkan. Berikut doanya:

Allahumma inni as-aluka fi’lal khoirot wa tarkal munkarot wa hubbal masakin wa an-taghfirli wa tarhamni wa iza aradta fitnata kowmin fatawaffani ghairo maftunin. Allahumma inni as-aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wa hubba ‘amalin yuqorribu ila hubbika.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon pada-Mu supaya bisa mencintai orang miskin, ampunilah (dosa-dosa)ku dan juga rahmatilah aku.  Jika Engkau hendak menguji suatu kaum, maka wafatkanlah aku dalam keadaan tidak tenggelam dalam ujian. Ya Allah, aku memohon agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu.

Selengkapnya: Doa Menyembuhkan Judi Togel Paling Ampuh

Menghadapi Orang Gila Judi di Masyarakat

Orang yang suka melakukan judi tentu saja mendapat label yang buruk dari masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Mereka akan dijauhi oleh banyak orang karena berpotensi untuk melakukan tindakan kriminal.

Bahkan orang yang gemar bermain di situs judi bola dan agen sbobet akan diberi label sebagai orang yang pemalas karena menggantungkan hidupnya dengan taruhan. Taruhan yang dipasang membuat mereka berandai-andai untuk mendapatkan banyak uang dalam sekejap tanpa usaha.

Banyak sekali pemain judi yang berasal dari kalangan miskin bermain taruhan dan berharap menang. Padahal semakin banyak mereka mengikuti judi, maka semakin besar pula potensi orang tersebut untuk miskin secara ekonomi.

Berurusan dengan orang yang gila judi tentu saja agak menyulitkan apabila tidak bisa diberi nasihat. Kelompok penjudi yang mendiami suatu wilayah tentu saja akan merasa was-was jika terbentuk ekosistem judi di dalamnya. Lingkungan tersebut bisa memberikan dampak negatif, khususnya dalam pergaulan dan ranah tumbuh kembang anak.

Maka yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan dan teguran. Pihak ketua RT sebagai pimpinan daerah terkecil harus tegas melarang masyarakatnya untuk berjudi apapun bentuknya. Kontrol ini dilakukan untuk mencegah hal-hal buruk di masa mendatang.

Sebagai warga yang taat dengan peraturan dan undang- undang, tentunya merasa resah jika judi marak di lingkungan tempat tinggalnya. Warga bisa melaporkan kepada pihak kepolisian agar dilakukan razia penertiban.

Dengan mengikuti prosedur, pelaporan dapat dilakukan dengan menghubungi polsek atau polres terdekat yang menjadi wilayah administrasi yang bersangkutan. Laporan ini diberikan dengan tujuan untuk menertibkan judi ilegal. Polisi kemudian akan menindak tegas dengan melakukan razia langsung ke daerah sesuai laporan.

Pihak perangkat desa bisa melakukan edukasi kepada masyarakatnya tentang pencegahan judi. Edukasi ini harus dilakukan sejak dini agar masyarakat menjadi melek informasi. Dengan adanya pencegahan, maka masyarakat tidak akan tertarik dan membuat kelompok judi di lingkungannya.

Baca juga: Cara Menghadapi Suami Gila Judi Paling Terpercaya

Yang harus diwaspadai juga adalah menjaga keamanaan setempat. Hal ini karena tindakan kriminal seperti pencurian bisa saja terjadi dengan dalih uang taruhan.

Hukuman dalam Tindakan Judi

Bermain judi di Indonesia sangatlah bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Dalam sejarahnya, judi pernah dilegalkan oleh pemerintah, tetapi hal ini menimbulkan pro dan kontra. Akibat polemik yang ada, maka judi benar-benar dilarang.

Pelarangan judi tentu saja untuk menciptakan masyarakat yang kondusif dan tertib. judi merupakan bagian dari penyimpangan sosial dan bentuk masalah sosial. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa judi merupakan bentuk kejahatan. Lalu bagaimana hukuman bagi orang yang gila judi?

Hukuman bagi Pemain Judi

Pembeli judi artinya orang yang memasang taruhan dan melakukan transaksi dengan harapan bisa memenangkan undian tersebut. Pembeli judi saat ini banyak ditemukan melalui situs judi online. Dengan jumlah nominal tertentu, pembeli bisa memasang taruhan.

Kemudahan ini mendorong pembeli atau pemain judi makin marak di kalangan masyarakat. Mereka bermain dengan cara sembunyi dan ilegal agar tidak ditangkap oleh pihak yang berwajib. Tentu saja ini melanggar peraturan yang ada.

Bagaimana hukuman yang ditetapkan bagi orang-orang yang membeli judi? Hal ini diatur dalam undang – undang Pasal 303 dan Pasal 303 bis Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Di dalam aturan tersebut diberikan penjelasan bahwa orang yang membeli atau bermain judi dapat dikenakan hukuman penjara.

Baca juga: Hukuman Bagi Pembeli Togel Ilegal

Hukuman penjara bagi orang yang bermain judi maksimal selama 10 tahun kurungan atau denda maksimal 25 juta rupiah. Meski hukuman ini berat, masih banyak orang yang tidak jera dan justru bermain dengan taruhan tertentu. Perlu upaya lebih tegas untuk menertibkan orang-orang ini.

Hukuman bagi Bandar Judi

Judi akan sulit berjalan ketika tidak ada bandar yang bekerja. Bandar judi bekerja sebagai penyedia layanan judi, baik online maupun offline. Dalam menyalurkan judi ke pemain, kadang bandar judi juga dibantu oleh pengecer.

Keterlibatan ketiganya sangat melanggengkan kegiatan judi di masyarakat. Tentu saja ini sangat meresahkan masyarakat. Jaringan yang tercipta pada aliansi judi ini seolah-olah menjadi kelompok tak kasat mata yang merugikan.

Sama halnya dengan pemain judi, bandar judi dilarang untuk beroperasi sesuai dengan undang – undang Pasal 303 dan Pasal 303 bis Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Hukuman berupa penjara maksimal 10 tahun atau denda paling banyak Rp 25 juta ditetapkan bagi bandar judi.

Menanggapi adanya judi online, pemerintah juga semakin memperketat alur judi online yang ilegal untuk dilakukan. Melalui UU ITE, judi online juga mengatur hukuman bagi pemain judi online maupun penyedia jasa ini.

UU ITE pasal 27 ayat 2 UU nomor 11 Tahun 2008 mengatur bahwa siapa saja yang terlibat dalam transaksi elektronik terkait judi online akan dikenakan hukuman. Hukuman ini tertulis dalam Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Hukumannya berupa penjara maksimal 6 tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Dengan hukuman yang ditetapkan ini, besar harapan dari pemerintah dan masyarakat agar pelaku judi menjadi jera. Selain dengan undang-undang, pemerintah melalui badan yang resmi bertugas selalu menggelar razia. Perlu kerja sama dari banyak pihak agar penertiban judi dapat sukses berjalan. Sehingga judi ilegal bisa diberantas.

Baca juga: Hukuman bagi Pengecer Judi Togel

Azab Orang Gila Judi yang Tidak Bertaubat

Judi merupakan kegiatan terlarang. Hal ini karena sifat judi yang memuat unsur taruhan dan seringkali memberikan dampak yang buruk. Ketika seseorang mulai mencoba bermain judi, ia akan merasa ketagihan.

Ketagihan yang ditimbulkan dalam bermain judi akan menciptakan seseorang yang kecanduan dengan judi. Kegilaan seseorang terhadap judi tentu memberikan dampak negatif bagi dirinya ataupun lingkungan setempat.

Dalam agama, judi menjadi barang yang harus dijauhi karena melanggar syariat dan kaidah keagamaan. Ketika seseorang melanggar aturan ini tentu saja ada konsekuensi yang harus diterima. Konsekuensi ini bisa diterima selama di dunia maupun di akhirat.

Ada sebuah konsep bernama azab, di mana seseorang akan menerima balasan setimpal atas perbuatan buruk yang dilakukan. Judi merupakan salah satu jenis perbuatan buruk sehingga bisa mendapatkan azab yang pedih kelak.

Sudah banyak orang yang menerima azab dari adanya kegiatan berjudi. Misalnya ketika masih di dunia, azab yang ditimpakan bisa berupa kebangkrutan material. Bangkrutnya orang yang gila judi memperlihatkan bahwa permainan ini tidak memiliki faedah dan manfaat. Sehingga judi haruslah dijauhi.

Azab yang bersifat non-material bisa berupa dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Judi merupakan salah satu kegiatan yang masuk dalam daftar perbuatan kriminal. Sehingga seseorang yang bermain judi termasuk ke dalam pelaku kejahatan. Masyarakat akan memberikan pandangan buruk kepada orang yang berjudi ini.

Baca juga: Azab bagi Penjudi Togel di Dunia dan Akhirat

Sementara ketika seorang penjudi sudah meninggal, akan ada balasan yang diterima selama di akhirat kelak. Allah SWT. memberikan ancaman kepada orang-orang yang melanggar aturan dengan ancaman siksa neraka. Hukuman ini tentu saja menjadikan peringatan bagi orang-orang yang masih hidup di dunia agar menjauhi larangan yang ada.

Orang Bangkrut Karena Gila Bermain Judi

bangkrut (sumber: kompasiana)

Permainan judi memberikan tawaran bonus yang melimpah dan banyak sehingga orang-orang akan tergiur. Padahal kenyataannya, judi memberikan kerugian yang lebih besar. Berapapun keuntungan yang akan didapat, judi akan membuat seseorang menjadi bangkrut.

Bagi orang yang ketagihan judi, ia akan terus merasa senang berada di meja judi dan mengeluarkan uang taruhan. Taruhan ini yang membuat seseorang akan terseret ke dalam jurang kebangkrutan. Maka banyak orang yang mencari cara menyembuhkan orang gila judi dalam waktu yang cepat.

Banyak sekali kasus yang ditemukan di mana orang-orang kehilangan asetnya hingga miliaran rupiah. Setelah mengalami kebangkrutan, hal yang kemudian mengancam adalah adanya ancaman utang. Utang ini disebabkan karena kehabisan uang dan harus memulai kehidupan lagi. Bahkan ada pula orang yang nekat melakukan utang untuk bermain judi.

Baca juga: Miskin Karena Judi, Pebisnis hingga Artis Ini Bangkrut

Pebisnis hingga artis banyak sudah tersandung kasus judi hingga kehilangan uang yang banyak. Dengan berjudi, mereka kemudian juga harus merasakan hukuman penjara. Ada juga yang kemudian kehilangan pekerjaannya setelah terlibat dalam skandal judi. Merugikan sekali bukan?

CategoriesKesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *