Gak Cuma Bikin Bokek, Ini Dampak Judi Lainnya yang Wajib Kalian Ketahui

Gak Cuma Bikin Bokek, Ini Dampak Judi Lainnya yang Wajib Kalian Ketahui

Judi seperti dua sisi mata uang. Bagi sebagian besar pecinta judi, judi tentu dapat memberikan peluang untuk menjadikan kaya raya. Anggapan ini sepertinya sudah mendominasi pola pikir mereka.

Padahal, faktanya, tidak ada keuntungan sedikit pun dari rutinitas bermain judi. Tapi banyak kok pemain judi yang selalu beruntung dan menjadi kaya raya.

Memang benar ada orang-orang beruntung semacam itu, akan tetapi ‘kesenangan’ ini hanya bersifat sementara karena kerugian yang besar siap menanti mereka. Lantas, apa saja kira-kira dampak judi yang wajib kita ketahui? 

Dampak Judi Secara Umum

Sebenarnya ada begitu banyak dampak judi yang harus diwaspadai terutama kalian yang hobi bermain judi. Disadari atau tidak, dampak-dampak negatif ini dapat berimbas jauh lebih masif lagi bagi kehidupan pemain judi.

Berikut kami akan share beberapa dampak judi secara umum. 

Depresi

Salah satu fakta dampak judi yang paling nyata dan dialami oleh sebagian besar pemain adalah bahwa judi dapat sebabkan depresi. Hal ini sangat wajar karena depresi muncul akibat ekspektasi yang berlebihan terhadap dunia perjudian. 

Hampir semua pemain judi berharap bahwa mereka dapat memperoleh kemenangan saat mereka memasang taruhan. Terlebih jika nilai taruhan yang mereka pasang terbilang besar.

Sangat normal pemain judi akan diliputi rasa cemas, takut, sekaligus khawatir plus stress. Ia cemas dan khawatir bahwa uang yang sudah ia pertaruhkan akan lenyap akibat kalah bermain judi. 

Hal ini tentu dapat merusak konsentrasi terutama untuk menjalankan aktivitas lainnya. Imbas lanjutannya, pekerjaan atau aktivitas lainnya menjadi terbengkalai. Sebab, pikiran akan terus fokus pada nilai uang yang sudah dijadikan taruhan. 

Risiko Pencurian Data Pribadi

Dampak judi yang satu ini hanya berisiko terjadi pada kalian yang hobi bermain judi online. Kalian tentu ingat ketika kalian melakukan registrasi secara online untuk kepentingan pembuatan akun.

Benar sekali, saat kalian melakukan registrasi secara online, ada banyak data pribadi yang wajib dicantumkan dalam kolom-kolom formulir registrasi online tersebut. 

Sebut saja nama lengkap, nomor rekening dan nama bank, nomor telepon, alamat email, dan lain sebagainya.

Dan data-data penting ini sangat rentan untuk dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. Dan lebih mengerikannya lagi adalah data-data pribadi kalian ini dapat disalahgunakan oleh oknum tersebut. 

Berpotensi Terselip Konten Porno

Kalian yang pernah mengakses situs judi online pasti pernah memiliki pengalaman yang satu ini. Iya benar sekali, ketika baru saja membuka situs judi online, ada begitu banyak iklan online yang seringnya mengandung unsur pornografi. 

Rupanya iklan-iklan semacam ini dimunculkan untuk menarik minat para users. Tak hanya dampak judi saja yang bisa kalian alami, melainkan juga dampak tambahan lainnya seperti dampak yang dipicu oleh konten-konten pornografi semacam ini.

Dampak judi dan dampak konten pornografi memberi andil besar dalam mempengaruhi psikologis dan perilaku siapa saja yang pernah mengaksesnya. 

Pemicu Bunuh Diri

Kasus bunuh diri akhir-akhir ini meningkat jumlahnya. Penyebab utamanya tentu adalah tekanan yang terlampau besar pada mental atau psikologi korban.

Ada begitu banyak penyebab alias pemicu tekanan mental pada para korban bunuh diri. Salah satunya adalah faktor depresi terkait dengan urusan finansial. 

Hal ini tentu ada kaitan besar dengan aktivitas judi. Logikanya begini, seseorang yang gemar bermain judi memiliki kecenderungan untuk terus menjalankan aktivitas judinya bahkan ketika ia tidak memiliki modal untuk berjudi.

Segala macam harta berharga telah habis dijual untuk berjudi. Ketika ia tidak memiliki apa-apa lagi untuk dijadikan modal berjudi, ia bisa saja meminjam uang kepada kawan, kerabat, atau bahkan bank. 

Makin hari hutang makin menumpuk, sedang ia tak juga menangkan judi. Bukannya untung, malah buntung. Nah, ketika berada di posisi ini, ia merasa tidak mempunyai solusi lagi.

Solusi terakhir yaitu dengan mengakhiri hidupnya sendiri agar bisa terlepas dari beban hidup yang dipikulnya.

Peristiwa ini hanya gambaran umum saja. Mungkin tidak semua pemain judi mempunyai sebab yang sama sebelum mereka nekat mengakhiri hidup.

Mungkin ada beberapa di antara mereka yang memiliki permasalahan yang jauh lebih rumit lagi dari gambaran di atas. 

Risiko Serangan Malware 

Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa situs-situs judi online sangat rentan terserang virus dan malware. Mengapa? Karena situs-situs semacam ini memiliki rate traffic yang sangat tinggi.

Akibatnya, banyak hacker yang tergoda untuk menjadikan situs-situs semacam ini sebagai target empuk mereka. 

Para hackers biasanya kerap menyebar malware dan virus pada situs-situs yang memiliki jumlah users sangat banyak.

Oleh karena, kalian perlu memikirkan akan risiko perangkat kalian terkena malware dan virus hanya demi keinginan untuk bermain judi saja.

Ingat, semua dampak judi akan memberi kalian banyak kerugian, baik kerugian material maupun kerugian non-material. 

Pemicu Aksi Kriminal

Dampak judi lainnya yang begitu nyata adalah judi dapat menjadi pemicu bagi seseorang untuk berbuat kejahatan atau kriminal.

Ini adalah fakta dan sudah terlalu banyak pemain judi yang kini mendekam di balik jeruji besi pasca terbukti sebagai pelaku kriminal. 

Sebagian besar pelaku kriminal ini mengaku bahwa mulanya mereka tidak memiliki niat untuk berbuat kriminal, namun karena kondisi yang ‘memaksa’, pada akhirnya mereka nekat berbuat kriminal untuk mencuri, merampok, dan bahkan korupsi hanya untuk mencari modal untuk berjudi. 

Tindakan kriminal ini biasanya dilakukan setelah seorang pemain judi tidak memiliki modal sama sekali untuk bermain judi. Ia lalu menghalalkan cara untuk mendapatkan uang sebagai modal berjudi.

Jika sudah seperti ini, ia akan terus melakukan aksi kriminal demi memenuhi hasrat berjudi. 

Mulanya, yang menjadi target aksi kriminal ini biasanya dari keluarga dekat atau kerabat. Kemudian aksi dilanjutkan dengan menyasar ke korban-korban lainnya yang bukan keluarga dekat atau kerabat.

Aksi kriminal semacam ini juga biasanya dilakukan akibat adanya tekanan hutang yang tak mampu dibayar. 

Dosa

Dari sekian banyak dampak judi, ada dampak lainnya yang secara tidak langsung mempengaruhi psikologi pemain judi. Benar sekali, dampak judi yang dimaksud adalah banyaknya dosa yang dibuat akibat terus-terusan berjudi. 

Semua agama yang berlaku di Indonesia menyatakan bahwa judi adalah perbuatan dosa. Meski akan membuahkan keuntungan dan kepuasan tersendiri ketika berhasil memenangkan judi, judi sebenarnya adalah perbuatan yang tidak adil, yaitu mendapatkan uang dari para lawan yang mengalami kekalahan.

Meski sebagian besar pemain judi menganggap bahwa judi hanyalah bagian dari hiburan, rupanya judi tetap merugikan pihak yang alami kekalahan.

Coba kalian posisikan diri sebagai pihak yang kalah. Apakah kalian merasa terhibur? Yang kalian rasakan tentu rasa kecewa, sedih, dan marah, bukan? 

Sebabkan Kecanduan

Sama seperti zat-zat adiktif (obat-obatan terlarang, alkohol, nikotin pada rokok, dll), rupanya judi juga dapat sebabkan kecanduan bagi para pemainnya. Tak pandang pria atau wanita, muda atau tua, sifat candu judi dapat dialami oleh siapa saja. 

Ketika seseorang mengalami gejala kecanduan judi, tentu akan sulit untuk dipulihkan karena harus melalui proses terapi yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Terapi yang diberikan juga bervariasi dan bertahap tentunya. 

Seseorang dengan kecanduan judi biasanya akan memiliki perilaku kompulsif  di mana orang yang bersangkutan memiliki hasrat yang berlebihan terhadap suatu objek, benda, atau perbuatan. Perilaku kompulsif ini sulit dikontrol kecuali dengan terapi dari psikolog. 

Dampak Judi dari Berbagai Aspek

Selain dampak judi umum di atas, ada juga dampak judi lainnya yang kita rangkum dari salah satu portal berita online  terkenal Indonesia, Liputan6.

Dilansir dari Liputan6, terdapat 2 jenis gangguan jiwa jika kita kaitkan dengan perilaku kecanduan, yaitu gambling disorder dan gaming disorder

Dua jenis gangguan jiwa ini tertulis dalam ICD (International Classification of Diseases) 11 yang rencananya akan mulai berlaku pada 2022 yang akan datang.

Tentu ada alasan mengapa WHO memasukan 2 perilaku kecanduan terhadap judi dan game ini ke dalam kategori gangguan jiwa.

Alasannya adalah karena perilaku ini dapat memberikan dampak negatif yang sangat masif. Adapun dampak-dampak negatif judi berdasarkan hasil riset WHO antara lain dampak biologi, dampak psikologi, dampak fisik, dampak sosial, dan dampak pada fungsi otak.

Dampak Biologi

Dampak judi dari aspek Biologi yaitu judi pastinya dapat membuat fungsi kognitif seseorang rumit dan bahkan rusak. Dalam ilmu Biologi, kemampuan kognitif seseorang akan dipengaruhi oleh fungsi eksekutif yang mana fungsi ini memiliki peran untuk membuat perencanaan suatu kegiatan. Misalnya saja mandi. 

Ketika mandi, kita tidak akan membasahi seluruh badan jika masih ada pakaian yang masih melekat. Namun, ketika fungsi eksekutif ini tidak berfungsi dengan baik, bisa saja kita akan tetap membasahi tubuh meski tahu bahwa kita masih mengenakan pakaian. 

Dari sini dapat disimpulkan bahwa seseorang dengan gangguan kognitif, terutama pada bagian fungsi eksekutif, ia tidak bisa melakukan suatu perbuatan secara sistematik. 

Dampak Psikologi

Dampak judi dari aspek psikologi juga terasa sangat signifikan. Sebut saja dampak yang paling mudah dilihat adalah depresi hingga kecenderungan perilaku untuk bunuh diri. Gangguan tidur juga masuk dalam dampak judi secara psikologi.

Melihat dampak judi dari aspek psikologi ini tentu sangat mengerikan karena akibatnya bisa sangat fatal. Ambil contoh dampak judi yang paling membahayakan adalah adanya kecenderungan untuk melakukan aksi bunuh diri. Dampak dari aksi ini adalah kematian. 

Dampak Fisik

Bermain judi secara rutin tentu dapat menguras energi seseorang. Terlebih jika kegiatan berjudi dilakukan hingga berjam-jam. Bayangkan saja, rutinitas yang dilakukan hanya duduk hingga berjam-jam, tidak melibatkan kegiatan fisik apapun.

Belum lagi risiko malnutrisi karena makanan yang dikonsumsi adalah makanan seadanya, bahkan makanan-makanan cepat saji seperti mie instan atau hanya makanan ringan saja. 

Tubuh yang kekurangan nutrisi akan berimbas pada kualitas sistem imun. Dengan kebiasaan buruk ini, lambat laun sistem imun akan terus menurun dan berisiko mudah terkena berbagai penyakit, termasuk penyakit yang disebabkan oleh Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini. 

Dampak Sosial

Dilihat dari aspek sosial, dampak judi yang sangat real adalah judi online dapat memicu adanya perilaku agresif.

Selain agresif, judi juga dapat mempengaruhi perilaku seseorang menjadi lebih anti-sosial karena ia lebih memilih asik dengan aktivitas judi online-nya dibandingkan dengan berkumpul dan bersosialisasi dengan orang-orang sekitar. 

Masyarakat juga memiliki perspektif lain terhadap mereka yang gemar berjudi. Mereka yang hobi berjudi sudah pasti kerap menjadi bahan gosip bagi masyarakat sekitar.

Bahkan ada potensi pengucilan terhadap mereka yang gemar berjudi ini. Akan tetapi, ‘sanksi’ sosial yang ditunjukan oleh masyarakat ini sering tidak berpengaruh terhadap rutinitas para pecandu judi ini. 

Dampak Pada Fungsi Otak Pemain Judi

Masih menurut WHO; berbicara soal kasus kecanduan, termasuk kecanduan judi, tentu ini ada kaitannya dengan fungsi otak. Ketika seseorang diklaim mengalami kecanduan judi, sudah pasti ada kerusakan di beberapa bagian otak.

Salah satunya adalah bagian dorsolateral prefrontal cortex. Jika bagian ini bermasalah, penderitanya akan sulit sekali untuk mengontrol perilaku kecanduannya. Penderita atau pasien ini tidak bisa berhenti untuk bermain judi. 

Baca Juga : Daftar Dewa Judi Hits, Ada yang Jadi Incaran FBI hingga Jago Matematika

Dampak lainnya dari berjudi jika dilihat dari aspek psikologi adalah judi dapat sebabkan gangguan emosi dan juga memori. Emosi si pecandu akan cenderung labil dan daya memorinya juga menurun. Tentu saja ini akan sangat merugikan bagi para pecandu judi. 

Dampak Kesehatan

Tahukah kalian, judi juga dapat sebabkan beberapa penyakit kronis. Tentu saja ini adalah fakta karena aktivitas judi dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan si pemain.

Sebut saja salah satu risiko penyakit yang dapat disebabkan oleh kebiasaan bermain judi adalah penyakit jantung. 

Risiko penyakit jantung cukup besar karena sistem kardiovaskular pada tubuh terganggu akibat sering mengalami lonjakan adrenalin dan kortisol pada tubuh.

Lonjakan adrenalin ini biasanya terjadi ketika pemain sedang merasakan ketidakpastian saat bermain. Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, risiko penyakit jantung pun bisa saja terjadi. 

Risiko penyakit lainnya yang juga dapat disebabkan oleh rutinitas bermain judi, terutama judi online, adalah adanya masalah pencernaan. Gangguan pada sistem pencernaan tentu umum diderita oleh pecandu judi online. 

Masalah kesehatan ini terjadi karena adanya stress kronis yang rupanya dapat memberi dampak buruk pada organ-organ pencernaan. Contoh gangguan kesehatan organ pencernaan yang umum dirasakan oleh pecandu judi antara lain gangguan asam lambung, gangguan usus, dan lain sebagainya. 

Paru-paru juga menjadi salah satu organ penting yang  berisiko bermasalah. Risiko kesehatan yang satu ini biasanya cenderung dialami oleh mereka yang gemar bermain judi di casino-casino darat.

Kita sebagai orang awam saja dapat membayangkan bahwa sebagian besar rumah-rumah casino sudah pasti dipenuhi oleh asap rokok dan aroma minuman beralkohol.

Baca Juga : Tips Bermain Luxy Poker

Adapun risiko penyakit paru-paru yang bisa diderita oleh pemain judi casino darat antara lain bronkitis, asma, hingga kanker paru-paru. 

Para pemain judi di casino darat juga berisiko mengalami gangguan penglihatan loh. Hal ini disebabkan oleh kondisi penerangan di casino yang biasanya memang dibuat remang-remang.

Kondisi pencahayaan seperti ini kemudian memaksa para pemain judi untuk mengeluarkan kemampuan penglihatan secara maksimal saat sedang melihat dadu atau kartu. Alhasil, risiko gangguan kesehatan pun bisa terjadi.

Dan risiko penyakit yang terakhir adalah diabetes. Lagi-lagi pemicunya adalah stress dan kurangnya aktivitas fisik selama asik bermain judi.

Stress dan minimnya aktivitas fisik tentu sangat mungkin bagi seseorang untuk menderita penyakit diabetes.

Keduanya menjadi pemicu utama seseorang mengidap diabetes. Bagaimana, sangat mengerikan bukan? 

CategoriesTak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *