16 Warga Tangsel Diciduk Saat Berjudi di Samping Pos Ronda

16 Warga Tangsel Diciduk Saat Berjudi di Samping Pos Ronda

TANGERANG SELATAN – Sebanyak 16 warga yang diduga pelaku sabung ayam ditangkap aparat Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Barang bukti yang disita antara lain 14 ayam jantan dan barang yang dibawa pelaku ke lokasi.

Sayangnya, tempat perjudian itu berada persis di sebelah pos patroli di Kampung Buaran RT05 RW07, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Ada lapangan latihan kecil dan ada sejumlah kandang ayam di sisi lain juga.

Polisi menggeledah tempat itu pada Sabtu, 26 September 2020 sore. Dalam video yang viral di media sosial, Anda dapat melihat senjata panjang polisi mencekik 16 tersangka sabung ayam.

judi online

“Ada 14 ekor ayam, uang hasil judi tidak ada karena saat diserang langsung tercecer,” kata Kapolsek Pondok Aren, Iptu Sumiran, kepada Okezone, Minggu (27/9/2020).

Sumiran mengatakan, penggerebekan itu menyusul laporan dari seorang warga yang gelisah dengan judi sabung ayam di tempat. Atas persetujuan pelaku, praktik ini berlangsung selama sebulan.

Ada penduduk setempat yang memberikan informasi bahwa, jika mereka khawatir tentang perjudian, kami akan diserang. Sedangkan menurut pelaku, kami memastikan baru sebulan adu ayam, kata Sumiran.

Ia menambahkan, dari 16 orang yang ditangkap tersebut, masih dilakukan studi mendalam untuk memantau para pemain, dealer, atau sekadar penglihatan. Namun dari identitasnya sebagian besar bukan penduduk.

Kami akan selidiki dulu dan kami akan memeriksa apa yang dealer cari sekarang, dealer apa yang tersedia, kami akan memeriksa semuanya terlebih dahulu..

Sungguh ironis ketika orang bermain secara terbuka di area pemukiman. Itu pun terjadi di kawasan pos jaga yang kerap digunakan sehari-hari sebagai posko pelestarian lingkungan.

Okezone berusaha menemui sejumlah warga yang kediamannya berada di dekat lokasi. Sayangnya, mereka ikut bersuara, tidak ada yang berani berkomentar, apalagi menunjukkan di mana rumah RT dan RW itu.

Kami tidak tahu Pak, saya migran di sini juga. Nanti salah. Nanti saya bawa ke polisi ya Pak, jawabannya lebih nyaman,” kata salah seorang warga tempat itu.

Sumber: Okezone.com

CategoriesTak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *