Dewa Judi Indonesia, Paul Phua, yang Rupanya Jadi Incaran FBI

dewa judi Indonesia
sumber: upswingpoker.com

Tak bisa dipungkiri bahwa bisnis casino seperti bisnis casino besar di Las Vegas dan Macau menjadi ladang uang bagi para pemiliknya. Status hukum yang resmi ditambah lagi banyaknya peminat permainan judi menjadikan bisnis ini sungguh menggiurkan. Tak hanya pemilik bisnis casino yang dibuat untung, mereka yang disebut dewa judi juga kerap kali mendapatkan uang milyaran bahkan triliunan di sini. Paul Phua, dewa judi Indonesia, tepatnya asal Kalimantan ini hanyalah salah satunya. 

Paul Phua sendiri terkenal sangat mahir bermain poker. Jika kita telisik lebih dalam lagi soal kehidupan Paul Phua, kita akan cukup terkejut. Pasalnya ada beberapa fakta menarik tentang dewa judi Indonesia yang satu ini. Salah satu sisi lain yang akan menjadi topik pembahasan kita kali ini adalah kehidupan Paul Phua sebelum terkenal sebagai dewa judi.

Masa Lalu Dewa Judi Indonesia, Paul Phua

Meski kini Paul merasakan hidup enak penuh dengan kemewahan dan tak kekurangan suatu apapun, beliau pernah mengalami masa tersulit dalam hidupnya. Biasanya fase kehidupan seperti ini sering dialami oleh tokoh-tokoh sukses dunia. Kehidupan yang sulit tentu menjadi bekal kekuatan mental mereka untuk menghadapi berbagai tantangan berat menuju kesuksesan. 

Paul Phua adalah orang kelahiran Kalimantan. Sedari dulu, ia adalah tipe pribadi yang sederhana. Kesuksesan yang ia raih adalah hasil kerja kerasnya semasa menjadi orang kecil dulu. Ia pernah bekerja sebagai buruh di sebuah perusahaan konstruksi di Kuala Lumpur. 

Rupanya ketika masih menjadi buruh, Paul sudah sering ikut menjadi pemain judi di lingkungan tempat tinggalnya. Karena bukan area perjudian yang besar, ia pun hanya mendapat keuntungan yang tak seberapa dari bermain judi. Nah, dari sini saja sudah ketahuan bakat sang dewa judi Indonesia ini. 

Titik Balik Paul Phua

Paul kemudian memikirkan kembali soal profesinya sebagai buruh. Karena terdorong motivasi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi, Paul lalu nekat hijrah ke Macau, kota judi terbesar di Asia. Di sana, ia bekerja menjadi seorang operator jamuan untuk tamu VIP. 

Dewa Judi Indonesia ini sengaja memilih Macau sebagai tempat tinggal dan tempat kerja baru karena agar dia bisa dekat dengan pusat perjudian. Di sini ia bebas menyalurkan hobi berjudinya dan bisa juga berpeluang menangkan poker kesukaannya. 

Tak lama setelah menjalani profesinya sebagai operator jamuan, Paul akhirnya memutuskan untuk naik level lagi sebagai pemain poker. Ia tak lagi menjadi karyawan di kasino tersebut, melainkan menjadi tamu di casino terkenal di Macau. Di casino ini, ia mulai unjuk gigi. 

Awal Karir sebagai Dewa Judi Indonesia

Karir sebagai dewa judi Indonesia diraih untuk pertama kalinya di tahun 2011 setelah Paul memutuskan untuk bergabung dengan para pemain poker profesional lainnya. Dalam komunitas ini, kualitas permainan poker seorang Paul sejajar dengan sejumlah pemain poker hebat lainnya seperti Chau Giang, Patrik Antonius, Tom Dwan, dan Phil Ivey. Setahun kemudian, Paul kembali membuat gebrakan dengan menjadi pemenang di ajang kompetisi poker dunia, WSOP (World Series of Poker). Ia berhasil menangkan taruhan sebesar 1 juta USD atau sekitar 15 miliar rupiah. 

Tak hanya itu, dewa Judi Indonesia ini juga turut memenangkan Aspers dengan total kemenangan 100 ribu Poundsterling atau setara dengan 1.9 miliar rupiah untuk kategori High Roller. Masih di tahun yang sama, Paul berhasil kalahkan rivalnya, yaitu Richard Young, di Kota London. Dari kompetisi di pusat Inggris ini, Paul berhasil membawa pulang uang senilai 24 miliar rupiah. 

Duel Paul melawan pemain poker profesional lainnya tak berhenti sampai di sini saja. Paul dengan bakatnya yang luar biasa ini berhasil bawa uang kemenangan 991 USD/ 15 miliar rupiah setelah ia kalahkan pemain poker paling terkenal asal Macau, Lo Shing Fung. 

Karir Paul Merosot Pasca jadi Buronan FBI

Usai mengalahkan banyak pemain poker profesional, karir Paul meroket tajam. Kekayaannya pun bertambah. Sayangnya, tak lama ia menikmati hasil jerih payahnya ini, Paul menjadi target atau incaran FBI. 

Ada sebuah dugaan bahwa Paul Phua ikut terlibat dalam kasus bisnis ilegal. Setelah dilakukan investigasi, Paul bersama tujuh orang lainnya turut menjalankan bisnis ilegal dalam taruhan judi bola saat ajang Piala Dunia 2014 diselenggarakan. 

Kasus ini sempat mandek dan Paul juga dilepaskan oleh FBI karena FBI tidak memiliki cukup bukti. FBI bahkan tidak memiliki surat penangkapan terhadap Paul Phua. Meski Paul hingga kini masih terus di bawah pengawasan FBI, ia dengan santai menjalankan aktivitasnya, terutama aktivitas kesukaannya,yaitu bermain poker. 

Si dewa judi Indonesia, Paul Phua, kini sibuk menjalankan bisnis perjudian. Ada sejumlah casino mewah miliknya yang tersebar di beberapa pusat judi di dunia, seperti Melbourne, Las Vegas, London, dan Hong Kong. 

Baca juga: Daftar Dewa Judi Hits, Ada yang Jadi Incaran FBI hingga Jago Matematika

CategoriesTak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *